NEWS PANGKAJENE – Warga Pulau Sabutung di Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, menyambut dengan antusias kedatangan tim dokter spesialis pada Selasa (12/8/2025)

Kehadiran para tenaga medis ini menjadi kabar gembira bagi warga yang selama ini harus menempuh perjalanan laut cukup jauh ke daratan untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan
Baca Juga : Warga Pulau Selayar dan Pangkep Bakal Nikmati Transportasi Udara, Seaplane Launching 13 Agustus
Layanan Spesialis Langsung di Pulau
Program kunjungan dokter spesialis ini merupakan inisiatif Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep yang bekerja sama dengan rumah sakit daerah dan instansi terkait. Para dokter yang hadir meliputi spesialis penyakit dalam, spesialis anak, dan spesialis kandungan.
Selama kunjungan, warga bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi, serta rujukan untuk penanganan lanjutan jika diperlukan.
“Kami senang sekali, apalagi ada pemeriksaan kandungan untuk ibu hamil. Tidak perlu ke Pangkajene yang butuh biaya dan waktu banyak,” ujar Nuraini, salah satu warga.
Mengurangi Kendala Akses Kesehatan
Pulau Sabutung selama ini menghadapi tantangan akses kesehatan karena jarak dan cuaca laut yang sering tidak menentu. Dengan layanan jemput bola seperti ini, diharapkan kualitas kesehatan warga meningkat dan deteksi dini penyakit bisa dilakukan lebih cepat.
Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, dr. H. Andi Rahman, mengatakan kegiatan ini akan dijadwalkan secara berkala.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan merata hingga wilayah terluar. Pulau-pulau seperti Sabutung menjadi prioritas,” ujarnya.
Antusiasme Warga
Sejak pagi, warga telah berkumpul di balai desa yang menjadi lokasi pemeriksaan. Tidak hanya pasien dewasa, banyak orang tua membawa anak mereka untuk mendapatkan imunisasi dan pengecekan kesehatan.
Para nelayan pun meluangkan waktu dari aktivitas melaut demi memeriksakan diri, terutama yang memiliki keluhan kesehatan menahun.
Harapan untuk Ke Depan
Dengan adanya kunjungan ini, masyarakat berharap layanan kesehatan spesialis bisa hadir lebih sering, bahkan dengan fasilitas laboratorium mini untuk pemeriksaan darah dan penunjang lainnya.
“Kalau bisa sebulan sekali ada, supaya kami tidak telat berobat,” kata Ismail, tokoh masyarakat setempat.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa keberhasilan program ini juga bergantung pada dukungan masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.








